Jumat, 19 November 2010

TIPE – TIPE SAMPLING

a. Sampling Peluang (Probabilistic Sampling)
Pada saat pemilihan satuan sampling melibatkan unsur peluang untuk terpilih.
 Sampling Acak Sederhana (Simple Random Sampling)
 Sampling dengan Strafikasi (Stratified Random Sampling)
 Sampling Sistematik (Systematic Sampling)
 Klaster Sampling (Cluster Sampling)
b. Sampling Non Peluang (Non Probabilistic Sampling)
Dalam proses pemilihan satuan sampling tidak melibatkan peluangnya. Pada sampling ini analisis statistika inferensial tidak dapat digunakan.
Beberapa sampling non peluang :
1. Sampling Sukarela (Voluntary Sampling). Satuan sampling diperoleh secara sukarela, contohnya dibidang kedokteran.
2. Sampling Seadanya (Accidental Sampling / Haphazard Sampling). Sampling ini satuan samplingnya diperoleh secara sembarangan, contohnya penelitian dibidang arkeologi.
3. Purposive Sampling (Judgement Sampling / Expert Choice). Dalam sampling ini pemilihan satuan sampling dilakukan atas dasar pertimbangan pakar Contohnya : untuk menyusun Indeks Biaya Hidup terkait dengan biaya makan untuk sehari, biaya listrik bulanan, dll.
4. Snowball Sampling. Untuk penelitian penyakit kelamin satuan samplingnya WTS. Jika ditemukan orang pertama menderita penyakit kelamin, kemudian ditanyakan nama yang lainnya.
5. Quota Sampling. Tipe sampling ini banyak digunakan dalam marketing research dan dalam polling pendapat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar